"Ada 10 kategori yang dilombakan, yakni delapan kategori untuk ternak sapi dan dua kategori untuk domba," ujarnya.
Untuk kategori lomba sapi, yakni kereman ekstrem, calon kereman hasil IB, induk hasil IB, induk PO/Brahman, calon induk hasil IB, calon induk hasil PO/Brahman, pedet betina hasil IB, pedet betina PO/Brahman, sedangkan domba kategori induk domba Sapudi dan pejantan domba Sapudi.
Baca Juga:
Gunung Semeru Kembali Erupsi Empat Kali dengan Letusan Capai 1,2 Kilometer Jumat Pagi
"Dalam kontes ini tidak semua peternak dari masing-masing kecamatan mengikuti semua kategori, karena tiap kecamatan memiliki potensi berbeda," kata Junaidi.
Kontes ternak tahun ini diikuti peserta peternak asal Situbondo, dan tidak mengundang peserta dari luar daerah atau kabupaten/kota tetangga, untuk menghindari penularan penyakit hewan ternak seperti PMK (penyakit mata dan kuku).
Melansir Antara, juara satu kategori kereman ekstrem (juara umum) kontes ternak sapi diraih oleh Samsul Arifin, peternak sapi asal Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, dengan bobot sapi 1,136 ton.
Baca Juga:
Polrestabes Surabaya Sebut Pembunuhan Brutal Dipicu Dugaan Pelecehan terhadap Adik Pelaku Sendiri
[Redaktur: Amanda Zubehor]