Ia menilai KEK akan memiliki dampak lebih besar apabila investasi yang masuk mampu memperkuat sektor ekonomi yang sebelumnya telah tumbuh di tengah masyarakat.
“Investasi harus memperbesar kekuatan ekonomi lokal, sehingga petani, UMKM, pelaku pariwisata, seniman, pekerja kreatif, dan generasi muda menjadi bagian dari pertumbuhan kawasan,” katanya.
Baca Juga:
Evyap Resmi Beroperasi di KEK Sei Mangkei, MARTABAT Prabowo-Gibran: Hilirisasi Indonesia Semakin Kompetitif
Dalam rancangan pengembangan tersebut, Ngawi diarahkan menjadi Northern Gateway dengan kekuatan pada agrobisnis, logistik, dan industri pengolahan.
Magetan diproyeksikan menjadi Specialty Production dengan sektor pariwisata dan hortikultura sebagai salah satu kekuatan ekonominya.
Kota Madiun dan Kabupaten Madiun dirancang sebagai Industrial & Service Core yang menopang perdagangan, logistik, jasa, dan pengembangan talenta.
Baca Juga:
KEK Mekar Putih Kalsel Dibidik Beroperasi Mulai 2027, MARTABAT Prabowo-Gibran: Momentum Bangun Mesin Ekonomi Baru
Ponorogo akan mengambil peran sebagai basis Agro & Production dengan kekuatan pertanian, pariwisata budaya, serta industri kreatif.
Pacitan akan dikembangkan sebagai Southern Value-Addition dengan bertumpu pada pariwisata bahari, perikanan, serta konektivitas logistik jalur selatan.
Tohom menilai pembagian peran tersebut dapat menghasilkan aglomerasi ekonomi yang kuat apabila setiap daerah tidak berjalan sendiri-sendiri.