WahanaNews-Jatim | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) minta masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron tanpa gejala atau bergejala ringan, untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan imbauan ini menyusul naiknya kasus corona di tanah air.
Baca Juga:
Anis Byarwati: Keberhasilan Pajak Marketplace Harus Diukur dari Kemudahan bagi UMKM
Data Satgas Covid-19 per Kamis (3/2/2022) menunjukkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Indonesia menembus angka 27.197, tertinggi sejak ditemukannya kasus terkonfirmasi Omicron pertama di Indonesia.
"Pasien positif Omicron tanpa gejala atau gejala ringan diimbau isolasi mandiri (isoman) di rumah," kata Nadia dalam keterangan tertulis, Jumat (4/2/2022).
Dia menekankan, dalam penanganan varian Omicron, rumah sakit diprioritaskan untuk pasien dengan gejala sedang, berat, kritis, dan membutuhkan oksigen.
Baca Juga:
Rieke Diah Pitaloka Tegaskan Tak Ada Restorative Justice untuk Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak
Nadia menuturkan varian Omicron memiliki karakteristik tingkat penularan yang sangat cepat jika dibandingkan dengan varian Alpha, Beta, dan Delta.
Namun apabila dilihat dari gejala, lebih ringan dan tingkat kesembuhan juga sangat tinggi.
“Pasien yang masuk rumah sakit, 85 persen sudah sembuh, sedangkan yang kasusnya berat, kritis hingga membutuhkan oksigen sekitar 8 persen,” ujarnya.