Pertama, menjaga kualitas keturunan dan genetik dalam keluarga.
Biasanya ini dipraktikkan oleh kelompok priyayi. Kedua, menjaga harta dan status sosialnya.
Baca Juga:
Tenggorokan Balita Ini Terbakar, Gegera Minum Sup Panas Pakai Sedotan
Biasanya ini dipraktikkan oleh kelompok bangsawan.
"Ada pertunangan atau perkawinan antara keluarga kiai atau ulama.
Kemudian ada kelompok bangsawan yang masih keturunan raja-raja, atau pejabat publik di pemerintahan," tandasnya. [jat]