“Selama ini aksesnya masih di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan perpustakaan. Namun terjadi kendala selama pandemi, tentu fasilitas-fasilitas tersebut tidak bisa lagi diakses oleh masyarakat karena PPKM dan harus berubah ke digital. Ke depan harus diperbanyak bacaan untuk masyarakat dengan memanfaatkan teknologi,” ucap Chevy.
Dalam meningkatkan capaian IMB tahun mendatang, Pemkot Kediri menilai perlu adanya gerakan membaca yang didukung seluruh masyarakat.
Baca Juga:
Siswa Keracunan MBG Terus Bertambah, Mencapai 216 Orang, RSUD Sidikalang Kehabisan Tempat Tidur
Guna mendukung gerakan tersebut, Pemkot Kediri telah menyediakan Taman Baca Masyarakat.
“Kami sangat welcome apabila ada masyarakat yang ingin mendirikan komunitas baca, nanti bisa disupport oleh pemerintah,” ujarnya.
Chevy berpesan bahwa budaya bersosialisasi masyarakat harus ditopang oleh kedewasaan sikap. Kemudahan orang dalam berinteraksi melalui media sosial maupun fasilitas komunikasi lainnya harus diikuti dengan dasar informasi yang valid.
Baca Juga:
Lapas Kelas IIA Karawang Gelar Silaturahim Sunan Akbar, Kalapas Christo Toar Tegaskan Penguatan Integritas dan Disiplin Pegawai
Maka dari itu perlu ditumbuhkan dan dipupuk dengan baik minat baca masyarakat.[non]