Wali Kota bersama pejabat Forpimda dengan naik delman ikut iring-iringan rombongan Kirab Gunungan Lima dari Alun-alun menuju ke Makam Bung Karno.
Sesampai di kawasan Makam Bung Karno dilakukan rebutan Gunungan Lima dan dilanjutkan Kenduri Pancasila.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Antusias masyarakat menyaksikan rangkaian acara Grebeg Pancasila sangat tinggi. Ribuan warga tumplek blek menyaksikan Kirab Bedhol Pusaka, Pawai Lentera, dan Kirab Gunungan Lima.
Wali Kota Blitar Santoso mengatakan pelaksanaan rangkaian acara Grebeg Pancasila berjalan lancar. Semua prosesi acara Grebeg Pancasila sudah dilaksanakan.
"Pelaksanaan Grebeg Pancasila berjalan lancar. Semua prosesi sudah kami lakukan dan saatnya kirab Gunungan Lima ke Makam Bung Karno," kata Santoso.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Dikatakannya, masyarakat sudah menunggu untuk memperebutkan hasil bumi di Gunungan Lima. Setelah Kirab Gunungan Lima dilakukan Kenduri Pancasila di kawasan Makam Bung Karno.
Menurut Santoso, Grebeg Pancasila merupakan tradisi sejarah Bangsa Indonesia dari Kota Blitar.
Sejarah proses penetapan 1 Juni menjadi Hari Lahir Pancasila dan libur nasional berangkat dari Kota Blitar.