Mereka secara bersamaan berkumpul di gedung DPRD Jatim di Surabaya, untuk menyuarakan tuntutan mereka.
"Kami menuntut Gubernur Jatim agar mau merevisi UMK 2022 karena tidak seimbang dengan harga kebutuhan pokok," kata Koordinator Aksi Choirul Anam.
Baca Juga:
Posko ESDM RAFI 2026 Resmi Ditutup, Pasokan Energi Dipastikan Aman dan Terkendali
Meski dalam aksinya berjalan lancar.
Namun, dampak aksi konvoi buruh menuju Kota Surabaya, membuat arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol Kota Sidoarjo padat dan cenderung macet.
Untuk mengamankan dan mengawal ribuan buruh dari sidoarjo maupun sejumlah kota lainnya ini, aparat Kepolisian Polresta Sidoarjo mengerahkan sedikitnya 500 personel untuk mengawal buruh hingga titik aksi demo di gedung DPRD Jatim.
Baca Juga:
Hadiri Rapat Paripurna DPRD Karo,Bupati Karo Sampaikan Nota Pengantar LKPH Tahun 2025
"Kami dari Polresta Sidoarjo menggelar personel untuk pengawalan aksi buruh ini hingga ke titik aksi," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. [non]