Beberapa simbol jangkar dan penggaris bersilang itu bahkan terlihat jelas.
Sekadar informasi, Freemasonry atau Freemason, adalah organisasi persaudaraan yang asal-usulnya masih jadi perdebatan dan punya beragam versi.
Baca Juga:
Pemerintah Siapkan Dua Skema Huntap, 914 KK di Bener Meriah Dapat Huntara Terlebih Dahulu
Kelompok itu muncul pada akhir abad ke-16 sampai awal ke-17.
Freemason di Indonesia Diprediksi Muncul Sekitar 1760
Di Indonesia sendiri, Freemason diprediksi muncul sekitar 1760, mengingat masih adanya saksi bisu yakni loji pertama bernama La Choisie di Batavia (Jakarta).
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan Misi Recovery Kelistrikan Aceh, 90 Personel Berhasil Pulihkan Ratusan Aset dan 441 Pelanggan
Keberadaan para penganut Freemason pun menyebar sampai di Surabaya.
Seiring berjalannya waktu, aktivitas para penganut Freemason ini meredup dan tokoh-tokohnya pun telah tiada.
Namun, berdasarkan nisan yang ada di Peneleh, Kuncar memperkirakan bahwa makam para penganut Freemason itu jumlahnya mencapai ribuan banyaknya.