CEO sekaligus co-founder Grab, Anthony Tan, mengakui tahun 2021 adalah tahun terkuat Grab, bahkan saat menghadapi kondisi yang lebih berat dengan varian Delta dan Omicron.
"Kami mencapai pertumbuhan luar biasa baik dalam GMV, maupun Pendapatan sambil terus meningkatkan margin EBITDA," kata Anthony dalam keterangan resminya, dikutip Ahad (6/3/2022).
Baca Juga:
DPR Apresiasi Kinerja Polri Amankan Aksi May Day 2026 Tetap Kondusif
Anthony optimistis Grab akan semakin bertumbuh ke depannya.
Ia menilai orang Asia Tenggara semakin mengandalkan superapp Grab untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.
Sekitar 56 persen pengguna sekarang menggunakan dua atau lebih layanan Grab dan rata-rata pembelanjaan pengguna di platform Grab tumbuh 31 persen pada 2021.
Baca Juga:
Croix du Nord Juara Tenno Sho 2026, Menang Tipis 4 Sentimeter Lewat Foto Finis
Anthony berharap tahun 2022 akan menjadi tahun yang menentukan bagi Grab.
Pada tahun ini, Grab bersiap untuk meluncurkan digibank di Singapura, dan terus mengejar peluang besar dalam pengiriman untuk melayani konsumen dengan lebih banyak pilihan dan kenyamanan yang lebih baik.
Peter Oey, Chief Financial Officer Grab, menambahkan, Grab berencana untuk berhati-hati dan disiplin dalam mengalokasikan modal.