Meski berhalangan hadir mendampingi pameran UMKM di ajang Inacraft 2022, Ning Sasha mengapreasiasi para peserta pameran yang membawa misi memajukan industri kreatif Sidoarjo itu.
"Sidoarjo tidak hanya dikenal lumpur lapindo saja, tapi banyak industri kreatif tumbuh dan berkembang dengan baik dan Dekranasda selalu mensupport itu. Selain industri kerajinan kulit, ada juga industri tekstil, bordir dan industri kreatif pembuatan aksesoris yang produknya sudah merambah luar negeri," ujar Ning Sasha yang juga istri dari Ahmad Muhdlor Bupati Sidoarjo.
Baca Juga:
Kasus Ridwan Kamil vs Lisa Mariana, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pada ajang Inacraft 2022 ini, Dekranasda Sidoarjo mengirimkan sembilan pelaku industri kreatif unggulan Sidoarjo.
Yakni pengrajin tekstil dan bordir dari Sari Kenongo Lintang, Henny Hasyim, House of Qomira, Yankhurin. Pengrajin leather meliputi Morfby, Lestari, Haha Leather. Kemudian accesories logam dari Dian Art dan pengrajin homedecor rotan dari Tatami.
Seputar Inacraft
Baca Juga:
Dampak Kebijakan Trump di Sektor Teknologi: Saham Rontok, Perusahaan Besar Terpukul
The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) ketika pertama kali diselenggarakan pada April 1999.
Masa yang sulit tinggal cerita. Kini, Inacraft telah menjelma menjadi sebuah pameran yang tidak saja bergengsi, tapi juga secara tidak langsung ikut menggerakkan perekonomian Indonesia.
Dari waktu ke waktu, Inacraft menjadi salah satu primadona bagi para perajin atau pengusaha kriya, bahkan ditunggu para buyers atau peminat handicraft mancanegara.