WahanaNews-Jatim | Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan dirinya tidak masalah jika laporan keuangan PT Genomik Solidaritas Indonesia diaudit.
Demikian Luhut Binsar Pandjaitan merespons laporan yang dilayangkan aktivis Prodemokrasi ke Polda Metro Jaya terhadapnya.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri dan Beri Pengarahan pada Pelantikan Pengurus DPC APKESMI Sumedang 2026-2031
Seperti diberitakan sebelumnya, aktivis Prodemokrasi menilai dugaan keterlibatan Luhut Binsar Pandjaitan terkait bisnis Polymerase Chain Reaction (PCR) bisa dibuktikan dengan mengeluarkan audit PT Genomik Solidaritas Indonesia.
“Enggak ada masalah. Kan nanti gampang saja, di audit saja segera,” kata Luhut, Senin (15/11/2021).
Kendati demikian, Luhut mengingatkan bahwa dalam sebuah laporan siapa pun harus belajar berbicara dengan data. Terlebih jika hal tersebut menyangkut dengan nama baik seseorang.
Baca Juga:
IBL Umumkan Kriteria Defensive Player of The Year 2026, Persaingan Pemain Bertahan Makin Ketat
“Kita harus belajar untuk bicara dengan data, jangan pakai perasaan atau rumor. Itu kan kampungan kalau orang bicara katanya-katanya, itu cari popularitas. Paling mudah kan suruh diaudit,” tegasnya.
Sebelumnya, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) juga melaporkan Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir ke KPK. Kedua menteri Jokowi tersebut, dilaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam bisnis tes PCR.
“Panggil saja Luhut dan Erick agar kemudian KPK clear menjelaskan kepada publik bahwa yang terjadi seperti ini,” ujar Alif.