Edy mengatakan hingga pertengahan Juni 2026 realisasi anggaran BPBD telah mencapai 52 persen dari total pagu sebesar Rp7,5 miliar.
Sepanjang Januari hingga pertengahan Juni 2026, BPBD Jember menangani 276 kejadian bencana. Sebanyak 243 di antaranya merupakan bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, sedangkan 33 kejadian lainnya berupa bencana nonalam, termasuk kebakaran serta kecelakaan laut dan sungai.
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Stok Beras Terjaga, Siap Hadapi Ancaman El Nino
Ia menjelaskan BPBD Jember masih memiliki dukungan pendanaan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp15 miliar yang dialokasikan dalam APBD 2026 untuk penanganan keadaan darurat.
Selain itu, BPBD Jember dapat mengakses bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) apabila status tanggap darurat ditetapkan.
"Hingga saat ini, kondisi kebencanaan di Jember hingga saat ini masih aman dan terkendali," ujarnya.
Baca Juga:
Dunia Diingatkan Bersiap, El Nino 2026 Berpotensi Menghantam Lebih Keras
[Redaktur: Amanda Zubehor]