"Sampean berdiri di sini bukan hanya sekadar cari makan, bukan hanya tentang profesi, tetapi pengabdian kepada Sidoarjo. Maknai kerja sebagai ibadah sehingga berlimpah berkah," pesan Muhdlor kepada para pegawai RSUD Krian.
“Bekerjalah dengan inovatif, dengan kreatif, untuk masyarakat,” imbuhnya.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Gus Muhdlor mengatakan, dalam dua pekan ke depan, akan ada penambahan tenaga PNS melalui penugasan ke RSUD Krian.
Keseluruhannya mencapai 300 orang pegawai RSUD Krian.
Jumlah tersebut menurutnya cukup untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Sidoarjo.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Nantinya penamaan RSUD Krian akan diganti menjadi RSUD Sidoarjo Barat atau RSUD Sibar.
"Sudah kita teken Perbup-nya, bahasa Krian diubah Sidoarjo Barat karena ini bukan hanya kebanggaan Krian, tetapi juga kebanggaan Sidoarjo," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan serah terima RSUD Sidoarjo Barat oleh Kepala Dinas Kesehatan drg. Syaf Satriawarman Sp.Pros kepada Plt. Direktur RSUD Krian dr. Abdillah Segaf Alhadad MM yang disaksikan Bupati Muhdlor.[non]