WahanaNews-Surabaya | Rumah merupakan tempat aman, nyaman, sampai tempat berlindung dari segala mara bahaya.
Namun, tak semua orang beruntung dapat memiliki rumah sesuai kehendak dan harapannya.
Baca Juga:
Akui Kekecewaan, Ketua Komisi IV DPRD Minta Pegawai Puskesmas Rawa Tembaga Nonjob
Surabaya contohnya, masih banyak warga yang terpaksa menghuni kawasan yang tak seharusnya menjadi permukiman.
Pada Sabtu (21/5/2022) ini, wartawan menyambangi sejumlah lokasi perkampungan yang bersanding langsung atau bahkan hampir tak berjarak antara hunian dengan jalur rel kereta api.
Di kawasan Dupak Magersari, Surabaya, ada sejumlah warga, pedagang makanan dan sayur mayur, hingga anak muda yang bermain di bantaran rel kereta api yang masih aktif.
Baca Juga:
Perluas Pemasaran Hasil Pertanian,Pemkab Karo Kirim Komoditas Unggulan Tahap ke 2 ke Palangkaraya
Lalu, penelusuran berlanjut menyusuri kawasan Ngaglik, Sidotopo, Donokerto, hingga Ambengan Batu DKA.
Di sini hampir serupa dengan kawasan Dupak.
Namun, lebih tertata dan rapi. Jarang ditemukan warga sekitar yang simpang siur di sekitar rel maupun viaduk yang ada di dekat perkampungan.