Sehingga bus menabrak tiang tanda pesan-pesan atau tiang VMS di kiri jalan tol.
"Tiang yang begitu kuatnya sampai roboh seperti itu bisa kita lihat dan mungkin bisa kami pastikan bahwa kecepatan yang bersangkutan lebih dari 100 Km/jam," ujarnya.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
6. Kecelakaan Diduga Akibat Human Error
Saat kecelakaan terjadi, bus itu berisi 33 orang, yang terdiri dari 31 penumpang, 1 sopir utama, dan 1 sopir cadangan.
Kecelakaan diduga karena faktor human error. Akibat kecelakaan itu 14 penumpang tewas.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
"Dugaan sementara karena faktor human error dari pengemudinya," ungkap Kombes Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim, Senin (16/5).
Pihak Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas Polda Jatim sudah menerjunkan Tim Traffic Accident Analisis (TAA) untuk melakukan olah TKP di Tol Mojokerto.
Satlantas Polres Mojokerto Kota yang turut mendampingi dalam proses olah TKP itu menyampaikan, dugaan penyebab kecelakaan ini diduga karena sopir mengantuk.