Kerasnya tabrakan mengakibatkan bagian depan bus Ardiansyah hancur.
Bus terguling ke kanan di sisi kiri jalan tol. Sedangkan tiang VMS yang ditabrak bus dalam kondisi ambruk.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
2. Polisi Duga Sopir Mengantuk
Polisi menduga kecelakaan maut ini dipicu sopir bus yang mengemudi dalam kondisi mengantuk.
"Dugaan awal bisa jadi mengantuk atau apa. Kan, belum ditanyai dan belum ada pemeriksaan kondisi kendaraan," kata Dwi.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi kecelakaan, bus Ardiansyah nopol S 7322 UW itu tidak mengalami pecah ban.
Sehingga penyebab kecelakaan tunggal ini mengarah kepada faktor kelalaian sopir.
"Ada ban yang lepas tapi tak ada yang meletus. Lepasnya mungkin setelah hantaman. Kemungkinan besar ya mengantuk. Tetapi nanti, kan, ada pemeriksaan lagi," ujarnya.