WahanaNews-Surabaya | Sabrina, salah satu korban ambrolnya perosotan Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (7/5), alami cacat permanen.
Ayah Sabrina, Abil Malik Syadili menjelaskan, kabar tersebut baru didapatkannya pada Rabu pagi.
Baca Juga:
Pemkab Karawang Matangkan Prioritas Pembangunan 2026, Fokus Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur
"Sampai sekarang saya belum memberitahu kondisi tersebut kepada anak saya karena belum siap mental. Kalau dikasih tahu pasti menangis. Belum lagi lingkungan memengaruhinya,” kata Abil, saat ditemui di RSUD Dr Soetomo, Rabu (11/5/2022), dikutip dari Tribun Jatim.
Dia mengaku sudah menyampaikan informasi tersebut kepada pengelola Kenpark.
Adapun manajemen Kenpark menyanggupi untuk bertanggung jawab.
Baca Juga:
Bupati Aep Tekankan Persatuan dan Ketahanan Ekonomi pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Selain Sabrina, dua anak Abil lainnya juga menjadi korban ambrolnya seluncuran Kenpark setinggi 10 meter tersebut.
Mereka adalah Siti Saadatul dan Zain.
Adapun Saadatul mengalami patah kaki kiri dan belum bisa digerakkan secara baik.