WahanaNews-Surabaya | Insiden kecelakaan bus yang menghantam tiang variable message sign (VMS) di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Km 712.400 A, menewaskan 14 penumpang.
Bus Pariwisata itu mengangkut 31 penumpang warga Benowo Krajan, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Surabaya yang sedang berwisata ke Dieng Wonosobo, Jawa Tengah.
Baca Juga:
Pemerintah Siapkan Dua Skema Huntap, 914 KK di Bener Meriah Dapat Huntara Terlebih Dahulu
Peristiwa ini menyisakan duka nestapa bagi keluarga korban.
Salah satunya cerita korban meninggal sempat melakukan video call dengan keluarganya di Surabaya.
Itu terjadi beberapa saat setelah kecelakaan.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan Misi Recovery Kelistrikan Aceh, 90 Personel Berhasil Pulihkan Ratusan Aset dan 441 Pelanggan
Kakak korban tewas Ainur Rofiq sebagai ketua rombongan wisata ke Dieng, Sri Muid mengatakan, Ainur Rofiq saat kecelakaan terjadi memang sedang bersama putrinya bernama Sakila.
Senin (16/5) pukul 06.45 WIB, setelah kecelakaan, Sakila sempat menelepon video.
Sri Muid yang tadinya mengira Sakila minta dijemput terkejut, kondisi Sakila sudah berdarah-darah.