AKP Tomy juga mengaku belum mengetahui dalang dibalik pembunuhan sadis ini.
Pihaknya juga masih mendalami pembunuhan ini berencana atau tidak.
Baca Juga:
Punya Proyek Panas Bumi Terbaik di Dunia, ALPERKLINAS Desak Pemerintah dan PLN Maksimalkan PLTP untuk Dukung Energi Bersih
"Namun kita tidak berhenti di sini, kami terus melakukan upaya penyelidikan dan pengembangan," paparnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, pembunuhan ini tidak ada kaitannya dengan Pilkades serentak di Pamekasan yang akan digelar pada 23 April 2022 mendatang.
Namun alasan pelaku membacok korban karena merasa terancam melihat Miarto memegang sesuatu di pinggangnya.
Baca Juga:
Mahasiswi Bali Jadi Korban Kecelakaan di AS, Biaya Pemulangan Jenazah Capai Rp180 Juta
Sehingga pelaku membacok korban sampai meninggal.
"Saat terjadi pembacokan, kondisi jalan dalam keadaan sepi dan sedang tidak ada warga lain yang melintas di TKP," ungkap AKP Tomy.
AKP Tomy juga meluruskan mengenai sejumlah berita yang beredar yang menyatakan korban dibunuh di hadapan anak dan istrinya.