JATIM.WAHANANEWS.CO, Lumajang - Sebanyak 52 gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah selesai dibangun dari total target 205 gedung koperasi yang direncanakan di wilayah tersebut.
"Sebanyak 52 gedung (KDMP) telah rampung 100 persen, sementara sisanya masih dalam berbagai tahapan pembangunan sesuai progres di masing-masing lokasi," kata Komandan Kodim 0821/Lumajang Letnan Kolonel Arh Anton Subhandi dalam keterangannya di Lumajang, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga:
Gunung Semeru Kembali Erupsi Empat Kali dengan Letusan Capai 1,2 Kilometer Jumat Pagi
Pembangunan desa tidak hanya ditopang oleh infrastruktur fisik, lanjutnya, tetapi juga oleh hadirnya kelembagaan yang mampu mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, sehingga KDMP diharapkan menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat desa.
"Keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari fungsi dan manfaat yang nantinya dapat dihadirkan bagi masyarakat, serta kemampuannya menjadi wadah yang dapat menggerakkan potensi ekonomi masyarakat dan memperkuat kemandirian desa," tuturnya.
Menurutnya, koperasi memiliki peran penting sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui kelembagaan yang kuat, berbagai potensi lokal yang dimiliki desa dapat dikelola secara lebih terorganisasi sehingga memiliki peluang untuk berkembang dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Baca Juga:
Kades di Lumajang Dibacok Massal, 10 Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
"Kabupaten Lumajang memiliki beragam potensi ekonomi yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, hingga usaha mikro dan kecil," katanya.
Ia mengatakan potensi tersebut memerlukan ruang pengelolaan yang mampu memperkuat kolaborasi masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan usaha produktif di tingkat desa.
“Kemandirian desa tidak hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga melalui kelembagaan ekonomi yang kuat. Koperasi menjadi salah satu instrumen yang dapat mendukung upaya tersebut,” ujarnya.
Anton menilai keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi ekonomi lokal sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing desa.
Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat sekaligus mendukung tumbuhnya usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal.
"Pembangunan ekonomi yang berangkat dari desa memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat karena bertumpu pada sumber daya dan potensi yang dimiliki wilayah setempat," katanya.
Dengan target pembangunan sebanyak 205 gedung KDMP, maka program tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan hingga menjangkau seluruh desa dan kelurahan di Lumajang, sehingga potensi lokal yang dimiliki masyarakat dapat berkembang melalui wadah kelembagaan yang semakin kuat dan terorganisasi
Ia berharap gedung-gedung yang telah selesai dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tempat bertemunya berbagai gagasan usaha, serta sarana memperkuat kerja sama antarwarga dalam mengembangkan potensi desa.
“Pembangunan fisik dapat selesai dalam waktu tertentu, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana gedung koperasi ini dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas ekonomi yang memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa,” tegasnya.
[Redaktur: Amanda Zubehor]