Suatu waktu, Siti menagih hasil penggandaan uang kepada Wowon dkk. Alih-alih memberikan uang yang dijanjikan, Wowon kemudian malah mengelabui Siti.
"Siti ini nagih 'mana hasil penggandaan uangnya?', kemudian dibilang Wowon 'ambilnya di Mataram," kata Panji.
Baca Juga:
Temukan Kejanggalan, Polres Labusel Ekshumasi Jenazah IRT yang Diduga Korban Pembunuhan
Hingga akhirnya, Wowon memerintahkan Noneng, yang juga mertua Siti, untuk membawa Siti ke Mataram. Dalam perjalanan di Surabaya, Siti kemudian dibunuh.
"Noneng karena diperintah oleh Wowon, dia mendorong Siti ke laut di Surabaya," ujarnya.
Jasad Siti ditemukan oleh warga. Siti kemudian dibawa ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat dan kemudian dimakamkan.
Baca Juga:
Hubungan Sesama Jenis Berujung Maut, Pria di Batam Habisi Mantan Kekasih
Iming-iming Penggandaan Uang
Dua korban TKW ini diketahui polisi seusai memeriksa salah satu keluarga dekat tersangka Dede yang mengaku sempat hendak menjadi korban pembunuhan Dede. Polisi kemudian mendapat kesaksian yang sama terkait pengumpulan uang ini dari saksi lain.
"Dari salah satu keluarga dekat tersangka menyatakan saya juga dulu hampir dibunuh, Pak, tapi kemudian saya melarikan diri dan saat ini saya menjadi TKW di luar negeri Saudi Arabia," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/1/2023).