WahanaNews-Surabaya | Pemerintah berencana melanjutkan pembangunan proyek kereta cepat hingga Surabaya. Saat ini, tahap pembangunan proyek ini masih mengerjakan rute Jakarta-Bandung.
Dengan kereta cepat, waktu tempuh Jakarta-Surabaya ditargetkan hanya 4 jam, dan Jakarta-Bandung cuma 1 jam.
Baca Juga:
Survei 2025 Ungkap Gen Z Paling Toleran dan Unggul dalam Literasi Al-Qur’an
Nantinya, trase kereta peluru ini tidak hanya mentok di Tegalluar, Jawa Barat. Tapi, mulai dari Jakarta - Karawang - Bandung - Kertajati - Purwokerto - Yogyakarta - Solo - Madiun hingga Surabaya.
Lalu siapa yang akan jadi investornya? Di mana, saat ini, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) menggandeng China sebagai investor.
Saat ditanya perihal ini, Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitann seakan memberi 'kode keras', proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya pun akan digarap oleh China.
Baca Juga:
Wamen PANRB dan Wamenhub Tinjau Posko Pusat Angkutan Nataru 2026, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
"Ya nanti kita lihat saja, kalau sudah nyaman dengan ini (KCIC) ngapain ganti-ganti kan ganti-ganti istri juga nggak mau," kata Luhut, dikutip, Senin (31/10/2022).
Merespons hal ini, PT Kereta Cepat Indonesia-China, sebagai operator proyek KCJB seakan enggan bercerita lanjut.
"Rencana pengembangan trase memang ada, namun hingga saat ini fokus kami adalah penyelesaian konstruksi dan persiapan operasional di KCJB di tahun 2023," kata GM Corporate Secretary PT KCIC Rahadian Ratry, kepada CNBC Indonesia, Senin (31/10/2022).