Setelah bungkusan parfum pesanan pertama rampung selesai, ternyata pria tersebut ingin memesan untuk yang kedua kali, berdalih bahwa parfum tersebut merupakan kado ulang tahun untuk keponakannya yang kembar.
Korban yang sejak awal tidak menaruh rasa curiga, pun tetap saja memenuhi keinginan pria tersebut.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Hingga pada suatu saat, ketika pesanan parfum kedua tersebut rampung dikemas, ternyata si pria tersebut, sudah tidak lagi ada di area tunggu pembeli.
"Aku belum tahu kalau HP-ku hilang. Aku kan punya 2 HP, nah yang hilang ini HP satunya," ujarnya dilansir dari TribunJatim, Rabu (4/5).
Korban sempat berupaya menelepon nomor kontak ponsel miliknya, beberapa kali. Nomornya masih aktif, hanya saja, tidak ada jawaban.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Kemudian, ia bergegas berkoordinasi dengan bosnya atau pemilik toko untuk memeriksa video rekaman CCTV.
Ternyata, ponselnya dicuri oleh pembelinya tadi yang memesan dua parfum yang dikemas kertas kado, namun menghilang.
"Makanya waktu itu, motor dia taruh depan toko sini. Dipindahkan ke sebelah toko, karena takut ada CCTV-nya. Pas aku bungkus kado kedua, dia hilang, saya kira mungkin ambil uang di ATM," ungkapnya.