WahanaNews-Surabaya | Menjelang arus balik, toko oleh-oleh di sekitaran Genteng, Surabaya, mulai ramai pengunjung.
Selain oleh-oleh khas Surabaya, toko di kawasan tersebut juga menjual aneka kudapan khas beberapa daerah di Jawa Timur lainnya.
Baca Juga:
Protes Meluas di Iran, Krisis Ekonomi dan Pemutusan Internet Perburuk Situasi
“Sejak dua hari kemarin sudah naik. Ada kalau sekitar 30 persen kenaikan omzet,” kata Prapto, pemilik Toko Sudi Mampir di kawasan Genteng pada wartawan di sela melayani pelanggannya.
Berbagai macam oleh-oleh mulai dari aneka keripik, kue basah, aneka sambal, hingga bandeng asap dapat ditemui di sana.
“Kami buka dari pukul 07.00 sampai 18.00 WIB. Tapi bisa lebih panjang kalau sedang ramai begini,” ujarnya.
Baca Juga:
Paus Leo XIV Kecam Diplomasi Berbasis Kekuatan, Serukan Kembalinya Dialog Perdamaian Global
Prapto mengatakan, setidaknya pengunjung bisa menghabiskan Rp200 ribu dalam sekali belanja.
“Kalau yang favorit di kawasan Genteng ini ada bandeng asap. Kalo di toko kami, bisa membakar 120 ekor bandeng setiap harinya,” paparnya.
Prapto mengaku, tokonya menjual olahan bandeng asap yang dibakar sendiri dengan banderol Rp150 ribu per kilogramnya.