Berdasar pengamatannya, banyak pemudik yang bekerja di sektor informal.
Sementara karyawan swasta dan pabrik akan mudik besok dan Minggu (1/5).
Baca Juga:
Sikat Tiga Unit HP Milik Tamu Saat Dicas di Penginapan,Pelaku Dijemput Polisi Dari Rumahnya Tengah Malam
Rata-rata pemudik menggunakan armada bus ke Ponorogo, Tulungagung, Jakarta, Denpasar, Jawa Tengah, Probolinggo, dan Jember.
”Rata-rata pekerja dari sana. Jadi ini mudik,” papar Heri Subagyo.
Apakah akan ada bus cadangan yang difungsikan? Heru menjawab belum ada.
Baca Juga:
Buka Musrenbang RKPD di Kecamatan Tigabinanga,Wabup Karo:Usulan Program Memiliki Dampak Bagi masyarakat
”Masih mencukupi semua. Kekurangannya bukan dari kendaraan, tapi kru. Kalau AKDP sesuai izin ada 651, AKAP 400an di Purabaya. Kurangnya kru, di masing-masing perusahaan,” tutur Heri Subagyo.
Meski lonjakan pemudik terjadi, Heri menyebut, kendaraan di tol didominasi kendaraan pribadi.
”Dibandingkan dengan 2 sampai 3 tahun kemarin, lebih ramai pada masa pandemi.Penumpang lebih dominan lari ke rental (kendaraan pribadi) Karena kalau sewa mobil mampir-mampir ke keluarga,” kata Heri Subagyo. [non]