Berdasar pengamatannya, banyak pemudik yang bekerja di sektor informal.
Sementara karyawan swasta dan pabrik akan mudik besok dan Minggu (1/5).
Baca Juga:
Arifah Fauzi Apresiasi Sekolah Rakyat Ponorogo, Dinilai Efektif Bangun Generasi Masa Depan
Rata-rata pemudik menggunakan armada bus ke Ponorogo, Tulungagung, Jakarta, Denpasar, Jawa Tengah, Probolinggo, dan Jember.
”Rata-rata pekerja dari sana. Jadi ini mudik,” papar Heri Subagyo.
Apakah akan ada bus cadangan yang difungsikan? Heru menjawab belum ada.
Baca Juga:
Konflik Global Memanas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus USD125 per Barel
”Masih mencukupi semua. Kekurangannya bukan dari kendaraan, tapi kru. Kalau AKDP sesuai izin ada 651, AKAP 400an di Purabaya. Kurangnya kru, di masing-masing perusahaan,” tutur Heri Subagyo.
Meski lonjakan pemudik terjadi, Heri menyebut, kendaraan di tol didominasi kendaraan pribadi.
”Dibandingkan dengan 2 sampai 3 tahun kemarin, lebih ramai pada masa pandemi.Penumpang lebih dominan lari ke rental (kendaraan pribadi) Karena kalau sewa mobil mampir-mampir ke keluarga,” kata Heri Subagyo. [non]