Kemudian, pembeli tinggal menekan tombol bahan bakar yang ingin dibeli, seperti Pertalite atau Pertamax.
Mesin pom mini cerdas itu juga diatur nominal harga pembelian BBMnya, mulai dari harga Rp 10 ribu, Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Pembeli tinggal menekan nominal harga takaran BBM yang ingin dibeli dan menyesuaikan dengan kebutuhannya.
"Alat pom mini cerdas ini sudah memakai alat modern yang saya rakit sendiri. Bisa beroperasi sendiri gak usah dijaga," ceritanya.
Agus juga menceritakan, membuat pom mini cerdas ini menghabiskan biaya sekitar Rp 3 juta rupiah.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Namun ke depan dirinya akan mengembangkan lagi, karena butuh proses perbaikan untuk memberikan hasil serta kualitas yang lebih baik lagi.
Pantauan di lokasi, pom mini cerdas karya Agus ini banyak diminati para pengendara.
Selain untuk mengisi BBM, para pengendara juga ingin tahu dan melihat langsung cara kerja pom mini cerdas buatan warga setempat ini