Kue Jhajhan Praban, Dolban, dan Geddhang Susu
"Jhajhan Praban" atau kue perawan pun dibawa berikut pakaian, minyak wangi, sapu tangan, sandal, bedak, dan lain sebagainya sesuai kebutuhan perempuan untuk berhias. Tak hanya itu, pihak laki-laki juga menyiapkan sirih pinang dan sesisir pisang.
Baca Juga:
Posko ESDM RAFI 2026 Resmi Ditutup, Pasokan Energi Dipastikan Aman dan Terkendali
Adapun jhajhan praban terbuat dari tepung gandum atau terigu, berbentuk membulat dengan diameter 40 cm. Jumlah kue yang dibawa hanya sebuah dan dinamakan “dolban”.
Sementara, jenis pisang yang dibawa saat lamaran pun memiliki makna tersendiri.
Jika calon mempelai laki-laki membawa "Geddhang susu" atau pisang susu, artinya jeda pernikahan sebentar lagi. Selain itu, tanggal pernikahan masih panjang.
Baca Juga:
Hadiri Rapat Paripurna DPRD Karo,Bupati Karo Sampaikan Nota Pengantar LKPH Tahun 2025
Saserra'an
Selanjutnya, kedua pihak calon mempelai akan menentukan hari pernikahan.
Pihak laki-laki bakal mengutus orang lain terdiri dari para sesepuh untuk menyampaikan hari pernikahan serta membawa sumbangan.