Alhasil, anggota Polwan (A) tidak bersalah karena saat berbincang dengan pihak pelapor mengatasnamakan keluarga bukan atas nama institusi Polres Sampang.
"Jadi jangan membawa-bawa profesi dan juga institusi Polres Sampang," terang AKBP Arman.
Baca Juga:
Malam Penuh Prestasi, Afia Meilin Putri Islamy Bersinar di Malam Penganugerahan Putera Puteri Jambi 2026
Di sisi lain, ia menegaskan jika kasus dugaan penipuan jual beli mobil online yang dilaporkan sekitar awal Maret 2022 itu dalam proses penyelidikan,
Sehingga pihak pelapor diminta untuk bersabar dan tidak khawatir karena Polres Sampang akan bekerja secara profesional.
"Insyaallah dalam waktu dekat akan kami ungkap," tegasnya.
Baca Juga:
Asda Pemkesra Sumedang Pimpin Upacara Peringatan Harganas 2026, Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga Hadapi Era Global
Dengan adanya kasus ini pihaknya pun mewanti-wanti agar masyarakat, khususnya Kabupaten Sampang untuk berhati-hati dalam membeli kendaraan bermotor secara online.
"Kasus penipuan bermodus jua beli online kerap kali terjadi, maka kami harap masyarakat lebih waspada," pungkasnya. [rda]