Tidak berapa lama, papan seluncur ambrol.
Sedikitnya 16 orang pengunjung terjatuh dan terluka, termasuk di antaranya khesid.
Baca Juga:
Kajari Gunungsitoli Disebut Kotak-kotakan Wartawan, Forwaka Buka Suara
Khesid mengaku menyesal atas musibah tersebut karena sebelumnya juga telah berbohong pada kedua orang tuanya.
Ia pamit pergi dengan alasan bermain futsal bersama teman-temannya.
"Saya pamit mau main futsal tapi pergi ke kolam renang itu. Akhirnya jatuh. Saya tidak akan bohong lagi ke orang tua, " sesalnya.
Baca Juga:
Wapres Gibran Dorong Literasi AI Merata, Siapkan SDM Hadapi Revolusi Digital
Sementara tim dokter RSUD dr Soetomo Surabaya mengizinkan Khesid pulang ke rumahnya setelah dinyatakan sembuh.
Hasil rontgen thorax dan foto scan juga bagus.
Namun operasi kecil dengan sejumlah jahitan yang dijalaninya memaksa Khesid untuk beristirahat total di rumahnya.