Minta pemerintah beri solusi
Tohari berharap pemerintah bisa memberikan solusi pada persoalan tersebut.
Baca Juga:
Rumah Nenek Elina Dirobohkan Ormas, Ratusan Warga Surabaya Turun ke Jalan Tuntut Keadilan
Meski fenomena itu tidak terlalu sering terjadi.
"Kalau musim hujan enggak gitu, sekarang pas kemarau ini sudah tiga kali tapi kayak itu, tapi enggak sebanyak kemarin itu," pinta dia.
Sementara itu hal senada dirasakan pula warga lain bernama Riati (45). Sejak kemarin Rianti tidak menjemur pakaiannya di halaman rumahnya, karena khawatir terkena busa dari sungai.
Baca Juga:
Berdalih Punya Letter C, Samuel Nekat Gusur Rumah Nenek 80 Tahun di Surabaya
"Busanya bau, pas kena baju saya harus menyucikan lagi. Karena pakaian sayakan buat shalat juga," cetus dia.
Rianti mengakui tumpukan busa itu terlihat seperti salju, terutama kemarin atau Selasa (2/8/2022). Dirinya meminta agar pemerintah kota segera mengambil langkah menyelesaikan kejadian itu.
"Solusinya ya pemerintah lebih paham, semoga saja segera," pungkas dia.