Minta pemerintah beri solusi
Tohari berharap pemerintah bisa memberikan solusi pada persoalan tersebut.
Baca Juga:
Begal Berantai Surabaya-Sidoarjo, Pedagang Durian Dibacok dan Ponsel Dirampas
Meski fenomena itu tidak terlalu sering terjadi.
"Kalau musim hujan enggak gitu, sekarang pas kemarau ini sudah tiga kali tapi kayak itu, tapi enggak sebanyak kemarin itu," pinta dia.
Sementara itu hal senada dirasakan pula warga lain bernama Riati (45). Sejak kemarin Rianti tidak menjemur pakaiannya di halaman rumahnya, karena khawatir terkena busa dari sungai.
Baca Juga:
Pergoki Pacar Selingkuh, Mahasiswi di Surabaya Tusuk Kekasih
"Busanya bau, pas kena baju saya harus menyucikan lagi. Karena pakaian sayakan buat shalat juga," cetus dia.
Rianti mengakui tumpukan busa itu terlihat seperti salju, terutama kemarin atau Selasa (2/8/2022). Dirinya meminta agar pemerintah kota segera mengambil langkah menyelesaikan kejadian itu.
"Solusinya ya pemerintah lebih paham, semoga saja segera," pungkas dia.