"Kalibrasinya dicek, standarnya. Kalau itu kreatornya dari luar, juga sering-sering untuk dicek dan dipastikan kondisinya aman," ujar dia.
Selain itu, Menko PMK juga mengingatkan kepada petugas wahana wisata agar intens mengawasi pengunjung yang menggunakan alat permainan.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Ia berharap jangan sampai penggunaannya itu melebihi atau melanggar prosedur.
"Apalagi wahananya punya risiko tinggi, jangan sampai ditinggalkan dan betul-betul waspada. Namanya anak-anak bermain kan ada saja yang memanfaatkan wahana. Jadi harus diawasi betul," kata dia.
Hal yang sama juga dikatakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Selain wajib memiliki izin, kata Eri, setiap pengelola wisata di Surabaya juga harus memastikan perawatan wahana permainan dilakukan secara berkala.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
"Oleh karena itu, kami nanti lakukan evaluasi di tempat wahana atau wisata lainnya," ujarnya.
Selain itu, Wali Kota Eri juga menyatakan, setiap pengelola atau investor yang memiliki wahana wisata, juga harus memberikan laporan hasil kelayakan.
Sebab, kata dia, setiap penggunaan fasilitas atau wahana wisata harus sesuai dengan kapasitasnya.