WahanaNews-Madura | Lahan sawah di Dusun Bates, Desa Bencelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura lama menganggur karena selama musim tanam, terutama padi tidak mendapatkan hasil yang baik.
Pemicunya lantaran sulit mendapatkan air meski di musim penghujan sehingga saat musim tanam selalu gagal panen.
Baca Juga:
Pemkab Karo Gelar Gerak Jalan Penyambutan HUT RI Ke-81 ,Ajak Masyarakat Gelorakan Semangat Kemerdekaan
"Begitupun sawah saya dan warga lainnya jauh dari sungai maupun selokan air yang mengalir ke sungai," kata salah satu pemilik lahan Abdul Hamid, Selasa (3/5/2022).
Ia menambahkan bahwa sebelumnya pernah membeli air saat musim tanam padi, satu tangki setiap bulannya.
Setelah dihitung-hitung ternyata pengeluaran membeli air tangki tidak sepada dengan hasil yang didapat.
Baca Juga:
CKG 2026 Temukan Sejuta Kasus Baru Hipertensi, Kemenkes Ingatkan Pentingnya Cek Kesehatan Tahunan
"Pemasukan yang kami dapat jumlahnya tidak sebanding dengan pengeluaran, jadi mending tidak menanam," terangnya.
Nasib gagal panen juga dirasakan warga Dusun Bates saat mencoba menanam tanaman lainnya pada musim kemarau, seperti kacang-kacangan.
"Hasilnya sama saat menanam kacang dan jagung karena membutuhkan air yang cukup, mau gimana lagi ya lebih baik dianggurkan," ucap Abdul Hamid.