WahanaNews-Surabaya | Siswa SMA dengan inisial AM (17) tertangkap basah menjambret ponsel di Jalan Kapas Krampung, Surabaya, pada Senin (9/5) malam. AM beraksi bersama OR beberapa waktu lalu.
Warga yang mengetahui penjambretan itu langsung menghajar dua remaja tersebut.
Baca Juga:
Pemerintah Percepat Relokasi Warga Bantaran Rel, Targetkan 800 Unit Hunian Baru
"Kami sudah bawa mereka ke rumah sakit," kata Kompol Muhammad Akhyar, Kapolsek Tambaksari, Rabu (11/5).
Akhyar menjelaskan dua tersangka itu merampas ponsel milik pengendara motor.
Saat itu korban dan anaknya berboncengan menuju Taman Mundu.
Baca Juga:
Menpora Resmi Angkat Muhammad Gustri Oktaviandi sebagai Dirut LPUK Kemenpora
"Saat di Jalan Kapas Krampung, motor korban dipepet motor tersangka. Tersangka langsung merampas ponsel yang dipegang korban," lanjut dia.
Teriakan korban membuat warga dan pengendara lain mengejar tersangka.
Warga yang geram langsung menghajar tersangka.
Saat beraksi, tersangka membawa pisau yang disimpan di jok motor.
AM mengaku pisau tersebut hanya untuk berjaga-jaga.
"AM masih pelajar SMA di Keputih. Sedangkan OR sudah putus sekolah," tandas mantan Kasihumas Polrestabes Surabaya itu. [non]