WahanaNews-Surabaya | Siswa SMA dengan inisial AM (17) tertangkap basah menjambret ponsel di Jalan Kapas Krampung, Surabaya, pada Senin (9/5) malam. AM beraksi bersama OR beberapa waktu lalu.
Warga yang mengetahui penjambretan itu langsung menghajar dua remaja tersebut.
Baca Juga:
Tarif 32% Trump Ancam Ekspor Indonesia, Pemerintah Didesak Bertindak Cepat
"Kami sudah bawa mereka ke rumah sakit," kata Kompol Muhammad Akhyar, Kapolsek Tambaksari, Rabu (11/5).
Akhyar menjelaskan dua tersangka itu merampas ponsel milik pengendara motor.
Saat itu korban dan anaknya berboncengan menuju Taman Mundu.
Baca Juga:
Sambut Urbanisasi Pascamudik, Pemkot Bandung Siapkan Langkah Antisipatif
"Saat di Jalan Kapas Krampung, motor korban dipepet motor tersangka. Tersangka langsung merampas ponsel yang dipegang korban," lanjut dia.
Teriakan korban membuat warga dan pengendara lain mengejar tersangka.
Warga yang geram langsung menghajar tersangka.
Saat beraksi, tersangka membawa pisau yang disimpan di jok motor.
AM mengaku pisau tersebut hanya untuk berjaga-jaga.
"AM masih pelajar SMA di Keputih. Sedangkan OR sudah putus sekolah," tandas mantan Kasihumas Polrestabes Surabaya itu. [non]