WahanaNews-Surabaya | Kepolisian Polrestabes Surabaya menyiagakan sebanyak 1.917 personel menjelang unjuk rasa pada Selasa (6/9/2022).
Kompol Muchammad Fakih Humas Polrestabes Surabaya menjelaskan, ribuan personel itu akan ditempatkan di Bundaran Waru sebagai titik kumupul, kemudian Gedung DPRD Jatim, Gedung Negara Grahadi, dan Kantor Gubernur Jatim.
Baca Juga:
Gubernur Khofifah Berangkatkan 4.008 Masyarakat Peserta Mudik Gratis Pemprov Jatim 2025
Sedangkan, para pendemo memiliki dua opsi melintasi jalur menuju ke titik aksi, yaitu melalui Jalan Raya Darmo dan Jalan Dipenogoro.
“Kami akan mengupayakan pengguna jalan lain tetap bisa melintas saat pendemo sudah memasuki jalur itu,” kata Fakih saat dikonfirmasi, Selasa (6/9/2022).
Namun apabila situasinya tidak memungkinkan untuk melintas bersama pengguna jalan lain, Fakih menjelaskan salah satu jalur antara Raya Darmo dan Diponegoro yang dilewati pendemo akan ditutup sementara.
Baca Juga:
Safari Ramadhan Dindik Jatim Tingkatkan Kesejahteraan Guru dan Murid Prasejahtera
Selain penjagaan ketat dari personel, Polrestabes Surabaya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di salah satu titik aksi. Yaitu untuk di Gedung Negara Grahadi.
Fakih merinci, saat menjelang aksi lalu lintas dari Jalan Simpang Dukuh menuju Jalan Gubernur Suryo akan ditutup dan dialihkan ke Jalan Genteng Kali.
Kemudian lalu lingas dari arah Jalan Tunjungan menuju ke Jalan Gubernur Suryo dialihkan ke Jalan Embong Malang.