WahanaNews-Madura | Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, giat promosikan batik tulis setelah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno merekomendasikan untuk dipasarkan pada event Internasional yaitu acara KTT G20 yang akan digelar di pulau dewata Bali.
Tidak hanya dipamerkan, batik tulis Pamekasan tersebut kemungkinan besar menjadi seragam resmi peserta.
Baca Juga:
Arus Balik Lebaran 2025: Puncak Kepadatan di Pelabuhan Ambon Diprediksi 3-4 April
G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU).
G20 merepresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.
Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November 2022 mendatang.
Baca Juga:
Netflix April 2025: 5 Film Baru yang Siap Menghibur Akhir Pekanmu!
Hal itu disampaikan mas Menteri Sandiaga Uno dalam acara Pamekasan Fashion Weekend (PFW) di Mandhapa Aghung Ronggosukowati tanggal 2 April 2022 lalu usai melihat kualitas batik tulis Pamekasan.
"Kami siap motif batik apa saja yang dibutuhkan, kalau mau yang kontemporer ada batik podhek bagus, kalau mau yang klasik, ada batik toket. Intinya kami siap," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, Rabu (20/4/2022).
Tidak hanya itu, tambah dia, pihaknya juga menyiapkan fashion show batik Pamekasan apabila dibutuhkan pada ajang internasional tersebut demi terangkatnya batik Pamekasan di kancah internasional.