WahanaNews-Madura | Pedangdut senior Imam S Arifin meninggal dunia pada Jumat (17/12/2021) sekitar pukul 13.00 di usia 61 tahun. Imam disemayamkan di rumahnya di Kota Sumenep, Madura.
"Jenazah sedang disemayamkan di rumahnya di Jalan Gresik Putih Barat, Sumenep, Madura. Iya ini rumah dari dulu rumah dia," kata kerabat dekat Imam, Saiful.
Baca Juga:
Angin Kencang, Longsor, hingga Banjir Bandang Dominasi Bencana di Awal Februari
"Akan dimakamkan di TPU Beringin, Dusun Tambangan, Sumenep. Itu tempat pemakaman ibunya juga," lanjut Saiful.
Namun, Saiful menambahkan, keluarga belum bisa memastikan waktu pemakaman Imam.
Saat ini, keluarga tengah menantikan kedatangan anak-anak Imam dan keluarga lainnya dari Jakarta.
Baca Juga:
Wamendikdasmen: PPPK Paruh Waktu Masih Dicarikan Solusi, Terkendala Regulasi ASN
"Kalau waktunya belum pasti. Ini masih tunggu keluarga yang dari Jakarta. Tunggu putra-putrinya, tunggu adiknya namanya Mbak Iin," tutur Saiful.
Imam S Arifin diketahui sebagai penyanyi legendaris dan pencipta lagu dangdut Indonesia.
Pria bernama lengkap Imam Sunaryo Arifin tersebut mulai dikenal lewat singel yang berjudul "Menari Diatas Luka" dan "Jandaku".