WahanaNews-Madura | Salah satu guru Sekolah Dasar (SD) Torjun 4, Ahmad Subairi di Kabupaten Sampang, Madura mengatakan anak-anak zaman sekarang lebih tertarik bermain game online daripada permainan tradisional.
"Permainan tradisional termasuk kekayaan Indonesia yang di dalamnya mengandung nilai moral yang tinggi," kata Pria yang juga sebagai penulis dengan karyanya buku berjudul Hikayat Mbah Bolong itu, Rabu (4/5/2022).
Baca Juga:
Taman Baca Inklusi STPL Bekasi: Ruang Literasi Ramah Anak dan Disabilitas
Maka dari itu dirinya sangat menyayangkan akan kondisi dilupakannya permainan tradisional seperti slodor ataupun bantengan.
Sehingga, untuk mempertahankannya Ahmad Subairi memiliki inisiatif memasukkan permainan tradisional ke dalam mata pelajaran olahraga.
Akan tetapi sebelum hal itu direalisasikan, ia mengaku mendata serta menulis permainan Rakyat lebih sebagai persiapan.
Baca Juga:
Wisatawan di Monas Jadi Korban Parkir Liar, Ban Mobil Kempis Usai Bayar Jukir
"Jadi saat pelajaran olah raga saya bikin garis Slodor kemudian meminta anak didik saya untuk memainkannya dengan adanya pendampingan," terangnya.
Lebih lanjut, pesan moral yang terkandung dalam permainan tradisional dapat mengajarkan siswa untuk gotong royong.
"Termasuk dapat menghormati sesama teman dan bersosial lebih aktif," pungkasnya. [rda]