WahanaNews-Madura | Tujuh orang petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Sampang Madura terpaksa dilarikan ke UGD rumah sakit.
Para petugas terkena gigitan tawon vespa affinis saat akan melakukan evakuasi sarang tawon tersebut. Mereka pun sempat tak sadarkan diri.
Baca Juga:
Dilan ITB 1997, Cerita Baru tentang Cinta dan Gejolak Reformasi
Kejadian berawal saat petugas melakukan evakuasi sarang tawon di rumah warga di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kabupaten Sampang, Madura, Minggu (26/12/2021).
Petugas sempat bingung kerena sarang tawon ini berdempetan dengan kabel listrik dan di atap rumah. Selain itu, sarang tawon sudah besar dan tawon hutan ini jenis yang sangat berbahaya karena sengatannya bisa menyebabkan kematian.
Petugas Damkar tetap melakukan evakuasi tawon dengan alat seadanya karena kekurangan alat khusus untuk pemindahkan sarang tawon.
Baca Juga:
Pascakebakaran di NTB, Pemerintah Siapkan Permukiman Baru Berstandar Tipe 36
Bukannya berjalan lancar, alat yang dibuat bermasalah dan mengakibatkan tujuh personel terkena gigitan tawon dan dilarikan ke pukesmas setempat.
"Ada dua orang mengalami gigitan sampai enam kali dibawa ke UGD RS Sampang karena tidak sadarankan diri," ujar Kasi Operasional Damkar Sampang, Uud.
Diperkirakan sarang tersebut sudah enam bulan dan tawon sudah beranak pinak. "Ukuran sarang tawon itu sebesar buah labu, apabila tetap dibiarkan maka akan bisa membahayakan manusia," tambahnya. [rda]